#gb{ position:fixed; top:50px; z-index:+1000; } * html #gb{position:relative;} .gbtab{ height:100px; width:30px; float:left; cursor:pointer; background:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIf8mUyth_mOBR9_8M4ffDwBilsLecHyZCHc7EvmJ9PyFEHzxYsEJvD86pWSX0etnnu9SOm-0Lywp9GvT7T-VbdWWWcz6MFZHJlq_QySMWUpNcBfIjFyjsukCItjLCyNXh2zPoHqHWfpk/s1600/bukutamu.png') no-repeat; } .gbcontent{ float:left; border:2px solid #A5BD51; background:#F5F5F5; padding:10px; }
Diberdayakan oleh Blogger.
 
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Mei 2013

Zodiak Kita Teryata Nambah Satu Lagi

1 komentar

Setelah abis obrak-abrik rumah mbh Google(cucu kurang ajar.. J), gak taunya nemu artikel unik yaitu zodiak kita ternyata nambah satu lagi, yang kita tau kan zodiak kita Cuma ada 12 tapi revisi tanggal zodiak beredar di milis-milis  jadinya kita sekarang punya 13 bintang horee..!!! Perubahan tanggal kemunculan rasi zodiak ternyata dibenarkan ahli astronomi namun hal itu tidak terkait astrologi.

"Memang berubah, tapi itu nggak ada hubungan dengan astrologi. Informasi ini untuk kebutuhan astronomi dalam penentuan posisi detil semua benda langit," ujar Kepala Observatorium Boscha, Bandung, Taufik Hidayat

Menurut Taufik, rasi bintang zodiak memang bergeser perlahan-lahan dan hal itu sudah terjadi ribuan tahun karena berbagai sebab. Para ahli terus memonitor pergeseran benda langit dan tidak hanya rasi bintang zodiak.
Dia menambahkan, perubahan tanggal kemunculan bintang zodiak adalah konsensus dari International Astronomical Union (IAU). Mereka secara rutin memang melansir data terbaru perubahan posisi benda langit.

Taufik pun membenarkan adanya bintang zodiak ke 13, Ophiuchus, selain 12 zodiak yang diketahui selama ini. "Ophiuchus ditemukan kemudian setelah rasi bintang zodiak klasik yang ada sejak zaman Babilonia. Ini penemuan modern," imbuhnya.

Menurut Taufik, sebenarnya ada 88 rasi bintang. 12 Bintang zodiak (13 menurut para astronom) adalah rasi terdekat dengan orbit Bumi. Zodiak sebuah bulan dalam kalender sebenarnya adalah rasi bintang yang saat itu paling dekat dengan Matahari jika dilihat dari Bumi.

"Saya sih tidak tahu para ahli astrologi harus apa dengan kenyataan ini, pengetahuan mereka kan sudah dari zaman dulu. Kalau IAU sih memang bertemu secara rutin dan membuat konsensus-konsensus baru," cetusnya enteng.

Berikut adalah perubahan-perubahan tanggal zodiak :

1. Capricornus 21 Jan - 16 Feb (26 hari)
2. Aquarius 16 Feb - 11 Mar (24 hari)
3. Pisces 11 Mar - 18 Apr (38 hari)
4. Aries 18 Apr - 13 Mei (25 hari)
5. Taurus 13 Mei - 22 Jun (40 hari)
6. Gemini 22 Jun - 21 Jul (29 hari)
7. Cancer 21 Jul - 10 Ags (20 hari)
8. Leo 10 Ags - 16 Sep (37 hari)
9. Virgo 16 Sep - 31 Okt (45 hari)
10.Libra 31 Okt - 23 Nov (23 hari)
11.Scorpius 23 Nov - 29 Nov (6 hari)
12.Ophiuchus 29 Nov - 18 Des (19 hari)
13.Sagitarius 18 Des - 21 Jan (34 hari)


Ada kemungkinan perubahan ini akan mempengaruhi teori-teori para astrologer atau besar kemungkinan juga para astrologer tidak akan merubah karakteristik 12 zodiak yang menghiasiramalan bintang karena akan cukup menganggu 'kenyamanan' orang-orang yang sudah merasa cocok dengan zodiaknya selama ini.

Sumber : detik.com

DNA Fir'aun Sama Dengan DNA Orang Eropa

1 komentar

London – Orang Eropa ternyata mewarisi DNA Firaun. Penelitian yang dilakukan oleh ahli genetika asal Swiss menunjukkan 70 persen orang Inggris dan 50 persen orang Eropa barat mendapat warisan gen dari Firaun Tutankhamun.

Temuan tersebut didapatkan setelah pusat genealogi DNA asal Zurich, iGENEA, merekonstruksi profil DNA Firaun Tutankhamun yang mendapat warisan kekuasaan dari ayahnya, Akhenaten, dan kakeknya, Amenhotep III. Perhatian peneliti lalu tertuju pada kelompok profil gen bernama haplogroup R1b1a2 yang juga dimiliki 50 persen manusia Eropa barat. Dengan demikian, manusia Eropa berbagi nenek moyang yang sama dengan Firaun.


“Temuan yang menarik karena DNA Tutankhamun mengendap di diri sekelompok orang Eropa,” ujar Direktur iGENEA Roman Scholz.
Untuk beberapa negara di Eropa barat, porsi warisan DNA Firaun ini cukup besar. Orang Spanyol memiliki 70 persen DNA Firaun, sementara orang Prancis memiliki 60 persen.
“Firaun dan orang Eropa berasal dari nenek moyang yang menghuni Kaukasus sekitar 9.500 tahun lalu,” ujar Scholz.
Haplogroup R1b1a2 sendiri menyebar dari Kaukasus ke arah barat pada tahun 7.000 sebelum Masehi. Penyebaran juga membawa teknologi pertanian ke Eropa.


Tutankhamun adalah Firaun yang mati muda. Ia hidup antara 1334-1323 sebelum Masehi. Makam Tutankhamun sendiri baru ditemukan pada Maret 1922 oleh arkeolog Inggris Howard Carter bersama topeng emas murni seberat hampir 11 kilogram berlapis berbagai batuan mulia.

Kamis, 21 Maret 2013

Sejarah Asli Dracula

1 komentar

Dracula mempunyai nama asli Vlad Tepes. Membongkar Sebuah Kebohongan Kisah hidup Dracula merupakan salah satu contoh bentuk penjajahan sejarah yang begitu nyata yang dilakukan Barat. Kalau film Rambo merupakan suatu fiksi yang kemudian direproduksi agar seolah-olah menjadi nyata oleh Barat, maka Dracula merupakan kebalikannya, tokoh nyata yang direproduksi menjadi fiksi. Bermula dari novel buah karya Bram Stoker yang berjudul Dracula, sosok nyatanya kemudian semakin dikaburkan lewat film-film seperti Dracula's Daughter (1936), Son of Dracula (1943), Hoorof of Dracula (1958), Nosferatu (1922)-yang dibuat ulang pada tahun 1979-dan film-film sejenis yang terus-menerus diproduksi.
Lantas, siapa sebenarnya Dracula itu? Dalam buku berjudul "Dracula, Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib" karya Hyphatia Cneajna ini, sosok Dracula dikupas secara tuntas. Dalam buku ini dipaparkan bahwa Dracula merupakan
pangeran Wallachia, keturunan Vlad Dracul. Dalam uraian Hyphatia tersebut sosok Dracula tidak bisa dilepaskan dari menjelang periode akhir Perang Salib. Dracula dilahirkan ketika peperangan antara Kerajaan Turki Ottoman-sebagai wakil Islam-dan Kerajaan Honggaria-sebagai wakil Kristen-semakin memanas. Kedua kerajaan tersebut berusaha saling mengalahkan untuk merebutkan wilayah-wilayah yang bisa dikuasai, baik yang berada di Eropa maupun Asia. Puncak dari peperangan ini adalah jatuhnya Konstantinopel- benteng Kristen-ke dalam penguasaan Kerajaan Turki Ottoman. Dalam babakan Perang Salib di atas Dracula merupakan salah satu panglima pasukan Salib. Dalam peran inilah Dracula banyak melakukan pembantaian terhadap umat Islam. Hyphatia memperkirakan jumlah korban kekejaman Dracula mencapai 300.000 ribu umat Islam. Korban-korban tersebut dibunuh dengan berbagai cara-yang cara-cara tersebut bisa dikatakan sangat biadab-yaitu dibakar hidup-hidup, dipaku kepalanya, dan yang paling kejam adalah disula.
Penyulaan merupakan cara penyiksaan yang amat kejam, yaitu seseorang ditusuk mulai dari anus dengan kayu sebesar lengan tangan orang dewasa yang ujungnya dilancipkan. Korban yang telah ditusuk kemudian dipancangkan sehingga kayu sula menembus hingga perut, kerongkongan, atau kepala. Sebagai gambaran bagaimana situasi ketika penyulaan berlangsung penulis mengutip pemaparan Hyphatia:
"Ketika matahari mulai meninggi Dracula memerintahkan penyulaan segera dimulai. Para prajurit melakukan perintah tersebut dengan cekatakan seolah robot yang telah dipogram. Begitu penyulaan dimulai lolong kesakitan dan jerit penderitaan segera memenuhi segala penjuru tempat itu. Mereka, umat Islam yang malang ini sedang menjemput ajal dengan cara yang begitu mengerikan. Mereka tak sempat lagi mengingat kenangan indah dan manis yang pernah mereka alami."
Tidak hanya orang dewasa saja yang menjadi korban penyulaan, tapi juga bayi. Hyphatia memberikan pemaparan tetang penyulaan terhadap bayi sebagai berikut:
"Bayi-bayi yang disula tak sempat menangis lagi karena mereka langsung sekarat begitu ujung sula menembus perut mungilnya. Tubuh-tubuh para korban itu meregang di kayu sula untuk menjemput ajal."


Kekejaman seperti yang telah dipaparkan di atas itulah yang selama ini disembunyikan oleh Barat. Menurut Hyphatia hal ini terjadi karena dua sebab. Pertama, pembantaian yang dilakukan Dracula terhadap umat Islam tidak bisa dilepaskan dari Perang Salib. Negara-negara Barat yang pada masa Perang Salib menjadi pendukung utama pasukan Salib tak mau tercoreng wajahnya. Mereka yang getol mengorek-ngorek pembantaian Hilter dan Pol Pot akan enggan membuka borok mereka sendiri. Hal ini sudah menjadi tabiat Barat yang selalu ingin menang sendiri. Kedua, Dracula merupakan pahlawan bagi pasukan Salib. Betapapun kejamnya Dracula maka dia akan selalu dilindungi nama baiknya. Dan, sampai saat ini di Rumania, Dracula masih menjadi pahlawan. Sebagaimana sebagian besar sejarah pahlawan-pahlawan pasti akan diambil sosok superheronya dan dibuang segala kejelekan, kejahatan dan kelemahannya. Guna menutup kedok kekejaman mereka, Barat terus-menerus menyembunyikan siapa sebenarnya Dracula. Seperti yang telah dipaparkan di atas, baik lewat karya fiksi maupun film, mereka berusaha agar jati diri dari sosok Dracula yang sebenarnya tidak terkuak. Dan, harus diakui usaha Barat untuk mengubah sosok Dracula dari fakta menjadi fiksi ini cukup berhasil. Ukuran keberhasilan ini dapat dilihat dari seberapa banyak masyarakat-khususnya umat Islam sendiri-yang mengetahui tentang siapa sebenarnya Dracula. Bila jumlah mereka dihitung bisa dipastikan amatlah sedikit, dan kalaupun mereka mengetahui tentang Dracula bisa dipastikan bahwa penjelasan yang diberikan tidak akan jauh dari penjelasan yang sudah umum selama ini bahwa Dracula merupakan vampir yang haus darah.


Selain membongkar kebohongan yang dilakukan oleh Barat, dalam bukunya Hyphatia juga mengupas makna salib dalam kisah Dracula. Seperti yang telah umum diketahui bahwa penggambaran Dracula yang telah menjadi fiksi tidak bisa dilepaskan dari dua benda, bawang putih dan salib. Konon kabarnya hanya dengan kedua benda tersebut Dracula akan takut dan bisa dikalahkan. Menurut Hyphatia pengunaan simbol salib merupakan cara Barat untuk menghapus pahlawan dari musuh mereka-pahlawan dari pihak Islam-dan sekaligus untuk menunjukkan superioritas mereka.


Siapa pahlawan yang berusaha dihapuskan oleh Barat tersebut? Tidak lain Sultan Mahmud II (di Barat dikenal sebagai Sultan Mehmed II). Sang Sultan merupakan penakluk Konstantinopel yang sekaligus penakluk Dracula. Ialah yang telah mengalahkan dan memenggal kepala Dracula di tepi Danua Snagov. Namun kenyataan ini berusaha dipungkiri oleh Barat. Mereka berusaha agar merekalah yang bisa mengalahkan Dracula. Maka diciptakanlah sebuah fiksi bahwa Dracula hanya bisa dikalahkan oleh salib. Tujuan dari semua ini selain hendak mengaburkan peranan Sultan Mahmud II juga sekaligus untuk menunjukkan bahwa merekalah yang paling superior, yang bisa mengalahkan Dracula si Haus Darah. Dan, sekali lagi usaha Barat ini bisa dikatakan berhasil. Selain yang telah dipaparkan di atas, buku "Dracula, Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib" karya Hyphatia Cneajna ini, juga memuat hal-hal yang
selama tersembunyi sehingga belum banyak diketahui oleh masyarakat secara
luas. Misalnya tentang kuburan Dracula yang sampai saat ini belum terungkap
dengan jelas, keturunan Dracula, macam-macam penyiksaan Dracula dan sepak
terjang Dracula yang lainnya.
Sebagai penutup tulisan ini penulis ingin menarik suatu kesimpulan bahwa
suatu penjajahan sejarah tidak kalah berbahayanya dengan bentuk penjajahan
yang lain-politik, ekonomi, budaya, dll. Penjajahan sejarah ini dilakukan
secara halus dan sistematis, yang apabila tidak jeli maka kita akan
terperangkap di dalamnya. Oleh karena itu, sikap kritis terhadap sejarah
merupakan hal yang amat dibutuhkan agar kita tidak terjerat dalam penjajahan
sejarah. Sekiranya buku karya Hyphatia ini-walaupun masih merupakan langkah
awal-bisa dijadikan pengingat agar kita selalu kritis terhadap sejarah
karena ternyata penjajahan sejarah itu begitu nyata ada di depan kita.

Sebuah buku yang ditulis Hyphatia Cneajna mencoba menelusuri sejarah Dracula, sosok yang selama ini selalu digambarkan sebagai makhluk yang gemar menerkam leher manusia dan mengisap darah. Dikisahkan dalam buku, Dracula ternyata bukan sosok fiktif yang selalu menghindar dari sinar matahari melainkan tokoh nyata yang sangat kejam yang pernah hidup pada tahun 1400-an dan membantai ribuan umat Islam juga dengan cara-cara keji.

Judul: Dracula, Pembantai Umat Islam dalam Perang Salib
Penulis: Hyphatia Cneajna
Penerbit: Navila Idea, Yogyakarta
Tebal: xii + 192 halaman
Tahun Terbit: Agustus 2007




Vlad Tepes atau kemudian dikenal di dunia sebagai Dracula, memang sudah menjadi sosok yang melegenda. Semua itu tentunya berkat jasa Bram Stoker dengan novelnya, Dracula. Dari buah karya Dracula puluhan film telah diproduksi, antara lainDracula’s Daughter (1936), Son of Dracula (1943), Hoorof of Dracula(1958), Nosferatu (1922)—yang dibuat ulang pada tahun 1979. Baik buku maupun film-film tersebut mempunyai gambaran yang sama tentang sosok Dracula, yaitu seorang vampir yang haus darah. Ia diceritakan akan keluar setiap bulan purnama dari kastilnya dengan memakai jubah hitam guna mencari korban sebagai santap malam.
Apakah Dracula memang seperti yang digambarkan oleh Bram Stoker maupun film-film yang telah disebutkan tadi? Inilah yang membuat menarik buku karya Hyphatia Cneajna yang berjudul Dracula, Pembantai Umat Islam dalam Perang Salib. Buku setebal 192 halaman ini tidak menampilkan sosok Dracula sebagai vampir tapi sebagai sosok sejarah. Dracula ditampilkan sebagaimana Hitler, Pol Pot, Mao dan tokoh-tokoh sejarah lainnya, sehingga buku ini berbeda dengan buku sejenis yang pernah terbit sebelumnya.
Siapa sebenarnya Dracula? Sejarah Dracula memang unik. Ia berada di antara dua kerajaan besar yang bertingkai ketika itu—Kerajaan Honggaria dan Turki Ottoman. Masa kecil hingga menginjak dewasa ia habiskan di Turki, tapi setelah itu ia justru memihak Kerajaan Honggaria dalam memperebutkan Konstantinopel. Posisi inilah yang menempatkan dirinya sebagai pengkhianat bagi Turki dan pahlawan bagi Honggaria.

Sebagai penguasa Wallachia pada kurun waktu 1456-1462 dan 1475-1476, Dracula memang cukup kontroversial. Ketika baru saja bertahta ia justru membantai prajurit Turki yang telah mendukungnya. Akan tetapi, tak lama setelah itu ia malah digulingkan oleh Honggaria karena dianggap tak mau tunduk. Sebagaimana diktator dan tiran yang lain, guna mengamankan posisinya yang seringkali terancam, maka Dracula memakai segala cara agar kekuasaannya menjadi langgeng. Tentu saja cara yang ia pakai adalah teror dan pembantaian. Maka tak mengherankan kalau selama enam tahun kekuasaannya ia telah membantai 500.000 rakyatnya—300.000 lainnya adalah umat Islam.
Filsuf dan sekaligus aktivis gerakan kiri Italia, Antonio Gramsci, dalam bukunya Notes on Italian History (1934), mengungkapkan bahwa seringkali sejarah hanya berbicara tentang kekuasaan yang menang. Sejarah semacam ini bisa dikatakan sebagai sejarah superhero; ia hanya akan berbicara tentang para raja bukan tentang kawula. Akibatnya, pihak-pihak yang kalah harus berada di luar gelanggang sejarah, yang artinya tidak mempunyai peran apa-apa dalam sejarah.
Memang beberapa sejarawan seperti Arnold Toynbee, memberikan pemaparan bahwa penjajahan sejarah. Hal ini berakibat sejarah hanya berisikan masa lalu yang sesuai dengan Barat. Sehingga, kejadian-kejadian lainnya dianggap tidak relevan dan karena oleh itu bisa diabaikan. Dalam konteks inilah Hyphatia mendasarkan kajiannya tentang sosok Dracula. Oleh karena itu, tidak mengherankan kalau dalam satu bab ia menguraikan tentang “penjajahan sejarah” tersebut.
Menurut Hyphatia akibat dominasi Barat membuat sejarah Dracula tidak pernah terungkap dengan tuntas. Ia memaparkan bahwa ada ceruk-ceruk sejarah yang selama ini tersembunyi dari sosok Dracula, terutama menyangkut pembataian Dracula terhadap umat Islam dalam Perang Salib. Sampai saat ini Perang Salib memang masih merupakan peristiwa yang sensitif. Luka akibat perang tersebut masih membekas di antara dua kubu. Dalam keadaan seperti inilah Barat yang biasanya begitu getol mengungkap pembantaian-pembantaian umat manusia, menurut Hyphatia menjadi enggan untuk mengorek-ngorek boroknya sendiri. Inilah yang dalam pandangan Hyphatia membuat sosok Dracula tidak pernah terkupas dengan tuntas.
Sebagai bukti atas uraiannya kemudian Hyphatia menyandingkan sosok Dracula dengan Rambo. Kalau Rambo merupakan sosok fiksi yang dibuat seolah-olah menjadi nyata sehingga bisa menutupi kekalahan Amerika Serikat dalam perang Vietnam, maka Dracula dibuat sebaliknya, tokoh nyata yang dibuat fiksi. Cara ini menurut Hyphatia merupakan usaha Barat untuk mengaburkan jati diri Dracula sebenarnya. Dan, usaha ini dalam pandangan Hyphatia cukup berhasil dengan melihat bahwa sebagian besar masyarakat mengenalnya sebagai vampir, bukan sebagai sosok sejarah yang kejam dan bengis.

Urain-urain Hyphatia di atas akan mengingatkan kita pada pencitraan Amerika Serikat terhadap musuh-musuh mereka di Timur Tengah. Bagi mereka negara-negara yang tidak mau tunduk kepada kemauan Amerika Serikat seperti Irak dan Afghanistan, maka akan dituduh sebagai sarang teroris. Dengan “kuasa sejarah” seperti itu mereka berhasil menutupi tujuan sebenarnya—menguasai sumber minyak di Timur Tengah—dengan alasan memburu gembong teroris. Dan, usaha ini cukup berhasil sehingga rencana Amerika Serikat mendapat dukungan dari sekutu-sekutunya.
Selain uraian tentang “penjajahan sejarah” yang menarik dari buku karya Hyphatia adalah “keberaniannya” mengungkap metode-metode penyiksaan yang dilakukan oleh Dracula. Setidaknya ada lebih dari sepuluh metode penyiksaan Dracula, dan yang paling terkenal adalah penyulaan. Penyulaan merupakan penyiksaan dengan cara menusuk korban dari bagian bawah hingga tembus ke perut, tenggorokan atau kepala. Menurut Hyphatia karena kegemaran Dracula melakukan “pesta” penyulaan tersebut ia mendapat julukan Si Penyula.
Membaca urian Hyphatia tentang metode-motode penyiksaan Dracula apabila perut tidak kuat memang akan membuat mual. Akan tetapi, dengan uraiannya tersebut Hyphatia berhasil menggambarkan betapa kejam dan sadisnya Dracula. Dan, kita pun akan menjadi diingatkan akan kekejaman para tiran dan diktator yang lain. Tak sadar kita akan terbawa pada kamar gas Hitler, ruang penyiksaan Pol Pot dan segala bentuk kekejian lainnya.
Dalam buku ini Hyphatia juga membahas tentang mitos-mitos seputar Dracula. Mitos seputar kematian, kuburan sampai kastil Dracula diuraikan dan dianalisa dengan rasional oleh Hyphatia, sehingga kita akan mengetahui kenapa mitos-mitos tersebut bisa muncul dan kemudian berkembang di masyarakat. Dan, bagi pembaca yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Dracula, Hyphatia juga memberikan beberapa situs yang bisa diakses.
Buku karya Hyphatia ini walaupun judulnya terbaca provokatif sehingga seolah-olah menyudutkan pihak tertentu, tapi patut dibaca oleh semua kalangan agar mendapatkan sebuah pandangan dari sejarah alternatif.



Perang Browser

0 komentar

Web browser adalah aplikasi perangkat lunak yang memungkinkan penggunanya untuk berinteraksi dengan teks, image, video, games dan informasi lainnya yang berlokasi pada halaman web pada World Wide Web (WWW) atau Local Area Network (LAN). Teks dan image pada halaman web dapat berisi hyperlink ke halaman web lain pada website yang sama maupun berbeda. Dengan web browser, seorang pengguna bisa mengakses informasi yang disediakan pada banyak website secara cepat dan mudah. Meskipun browser pada umumnya digunakan untuk mengakses World Wide Web, browser juga bisa digunakan untuk mengakses informasi yang disediakan web server pada jaringan privat atau ini pada sistem file.

Sejarah web browser dimulai pada akhir tahun 80-an, ketika berbagai teknologi baru menjadi dasar pembuatan web browser pertama di dunia, WorldWideWeb, oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991. Browser itu menggabungkan beberapa teknologi software dan hardware yang sudah eksis maupun masih baru pada waktu itu. Diperkenalkannya web browser NCSA Mosaic pada tahun 1993 -- salah satu web browser grafis pertama – memulai ledakan penggunaan web browser. Marc Andreessen, pimpinan tean Mosaic di NCSA kemudian mendirikan perusahaannya sendiri, Netscape dan meluncurkan Netscape Navigator pada tahun 1994. Dengan cepat Netscape Navigator menjadi browser paling populer di dunia, pada masa jayanya digunakan oleh 90% pengguna web browser. Microsoft pun merespon dengan web browser-nya, Internet Explorer (IE) pada tahun 1995, sehingga mencetuskan perang browser pertama di dunia. Membundel  IE dengan Windows, Microsoft mampu mengambil alih posisi pemimpin pasar web browser. Pada tahun 2002, IE digunakan oleh lebih dari 95% pengguna.


Perang Browser adalah kompetisi untuk mendominasi pangsa pasar web browser pada masa lalu dan sekarang. Istilah ini digunakan untuk menandai dua periode waktu. Pertama, kompetisi antara Netscape Navigator (sebagai pemimpin pasar) dan IE yang kemudian mengalahkannya pada akhir tahun 90-an. Kedua, kompetisi dari tahun 2003 sampai sekarang antara IE yang mendominasi dan browser-browser lainnya, seperti Mozilla Firefox, Safari, Opera dan Google Chrome. Setelah kekalahannya dari IE, Netscape menjadikan source code browser-nya sebagai open source. Inilah cikal bakal berdirinya Mozilla Foundation pada tahun 1998, projek community-driven untuk menciptakan penerus Netscape. Tahap pengembangan berlanjut ntuk beberapa tahun sampai akhirnya tercipta versi browseronly dari sebuah full suite, dengan fitur baru seperti tabbed browsing dan search bar terpisah. Pada mulanya versi browser-only ini dinamai Phoenix, tapi karena ada masalah hak cipta diubah menjadi Firebird, kemudian menjadi Firefox. Browser ini menjadi fokus pengembangan Mozilla Foundation dan akhirnya Mozilla Firefox 1.0 dirilis pada November 2004. Sejak saat itu, pangsa pasar Firefox terus meningkat. Tak lama setelah Firefox 1.0 dirilis, Firefox (semua versi) meraih pangsa pasar 7,4%. Per Februari 2009, pangsa pasar Firefox mencapai 21,77%.



Opera memulai debutnya pada tahun 1996. Opera dikenal karena memperkenalkan fitur inovatif seperti tabbed browsing dan mouse gestures. Pada Juni 2006, Opera Software merilis Opera 9 yang sudah termasuk source viewer terintegrasi, implementasi BitTorrent client dan widget. Inilah browser berbasis Windows pertama yang lolos tes Acid2. Opera Mini, browser untuk perangkat mobile, punya pangsa pasar yang cukup signifikan (sudah terinstal di lebih dari 40 juta ponsel) dan sudah tersedia untuk Nintendo DS dan Wii.

Pada tahun 2003, Apple mulai bekerja membangun web browser baru untuk menggantikan IE for Mac yang telah discontinue. Berbasis rendering engine KHTML yang open-source dari projek. Konqueror, Apple menciptakan projek WebKit dan sebuah browser bernama Safari. Pada tahun itu, Safari dibundel dengan sistem operasi Mac OS X v10.3. Pada Juni 2007, Apple merilis Safari 3 versi beta untuk Windows. Pada Oktober 2006, Microsoft merilis IE 7. Fitur-fitur andalannya adalah tabbed browsing, search bar, phising filter dan dukungan yang lebih baik untuk standar-standar Web (fitur-fitur yang sudah familier bagi pengguna Firefox dan Opera). Pada 24 Oktober 2006, Mozilla merilis Mozilla Firefox 2.0. Fitur andalannya adalah kemampuan untuk membuka tab-tab yang baru saja ditutup (recently closed tabs), fitur session restore untuk meresume setelah terjadi crash, phising filter dan spell checker. Pada Desember 2007, Netscape mengumumkan bahwa dukungan untuk Netscape Navigator akan dihentikan mulai 1 Februari 2008. Netscape menganjurkan penggunanya untuk bermigrasi ke Mozilla Firefox. Pada Juni 2008, Mozilla merilis Firefox 3 dengan layout baru, perbaikan bug dan implementasi API baru. Juga dimasukkan theme terpisah untuk sistem operasi yang berbeda dan download manager yang didesain ulang.

Google merilis versi beta dari browser baru yang dinamai Chrome pada September 2008. Web browser open-source ini menggunakan rendering engine WebKit yang sama seperti Safari dan mengklaim penggunaan JavaScript engine yang lebih cepat. Sampai ini ditulis, Google Chrome versi Mac OS X dan Linux masih dalam tahap pengembangan. Pada Maret 2009, Microsoft merilis IE 8, yang menambahkan akselerator, privacy protection yang lebih baik dan compatibility mode (yang membuat halaman yang didesain untuk IE 7 bisa
bekerja pada IE 8). Laporan NetApplications per Maret 2009, IE punya pangsa pasar 67%, Firefox 22% dan Safari 8%, meninggalkan Chrome, Opera dan browser lainnya dengan share 3%.

Berikut adalah beberapa spesifikasi dari Web Browser diatas:

1.    Opera

Terus berinovasi, Opera sekarang adalah browser yang penuh internet suite, dengan web, email, news (usenet dan RSS) dan chat dengan kekayaan fitur untuk pengguna baru maupun power-user. Opera juga menyediakan mobile-browser, Opera Mini yang berjalan pada sebagian besar perangkat Java-capable, menyediakan fasilitas web bahkan untuk ponsel low-end.

Fitur : Web · Email · RSS · Chat · Skin · Phishing Filter · Widgets · BitTorrent · Sync

Import : Bookmarks dari Internet Explorer, Firefox, Safari, Netscape, atau HTML file generik; Mail dari Outlook Express, Netscape, Thunderbird, Apple Mail, Eudora, atau mbox file generik

2.    Firefox

Mozilla Firefox telah menjadi web browser alternatif paling sukses setelah berakhirnya perang browser pertama (antara IE dan Netscape Navigator). Produk unggulan Mozilla Foundation ini adalah turunan dari Netscape Navigator. Firefox didesain untuk simplicity, security, dan extensibility (tersedia ratusan extension). The Mozilla Thunderbird mail & news client juga patut Anda coba. Keduanya juga open-source.

Fitur : Web · RSS headlines · Email and full RSS via Thunderbird · Extensions untuk chat, kustomasi, dan lain-lain · Skin· Phishing Filter.

Import : Semua setting Internet Explorer, Opera, Mozilla, Netscape, bookmarks dari HTML file generik.

        3. Safari

Apple mencengangkan dunia pada tahun 2003 ketika mereka mengumumkan browser ini untuk Mac OS X. Safari didesain untuk tampilan yang elegan dan untuk kecepatan. Sekarang Safari adalah browser default untuk Mac dan browser terpopuler untuk Mac. Mulai versi 3, Safari juga tersedia untuk Windows. Sekarang Safari 4 versi beta (yang dibahas dalam buku ini) sudah bisa didownload. Safari juga web browser untuk iPhone dan iPod Touch.

Fitur : Web · Private Browsing · RSS

Import : Bookmarks dari browser manapun.

        4. Google Chrome

Pada tahun 2008, Google “melucuti” web browser sampai pada esensinya dan memikirkan ulang apa yang seharusnya dilakukan web browser. Chrome memfokuskan diri pada peningkatan kinerja aplikasi web. Chrome menggunakan engine WebKit (seperti Safari) dan serupa dengan web browser default pada ponsel ber-platform Android. Saat ini, Chrome hanya tersedia untuk Windows, tapi versi Mac dan Linux sudah direncanakan.

Fitur : Web · Private Browsing

Import : Bookmarks, History and Password dari Internet Explorer.


5.    Mozilla SeaMonkey

Pada mulanya didesain sebagai open-source testing ground untuk Netscape, Mozilla mendapatkan pengikutnya sendiri karena AOL merekomendasikan Netscape. Mozilla mengimplementasikan banyak fitur yang membuat Firefox populer. Pengembangan resmi telah dipindahkan ke Firefox, and suite-nya dilanjutkan dalam bentuk SeaMonkey. Engine “Gecko” yang digunakan Mozilla adalah basis untuk beberapa browser platform-specific, seperti K-Meleon for Windows, Camino for Macintosh, serta Galeon dan Epiphany for Linux.

Fitur : Web · Email · Chat · Editor

Import : Semua setting Netscape 4, bookmarks dari HTML file generik. Current Internet Explorer Favorites muncul pada menu bookmarks.


6.    Flock

Flock adalah “social browser” yang dibangun berdasarkan core Firefox yang berintegrasi dengan layanan web untuk blogging, photo sharing, dan bookmark sharing. Dukungan layanan Flock meliputi: Bookmarks sharing: del.icio.us dan Shadows. Photo services: Flickr dan Photobucket. Blogging: Blogger,TypePad, WordPress dan lain sebagainya.

Fitur : Web · Blogging · Photo Sharing · Favorites Sharing · RSS reader · Skin · kompatibel dengan banyak extension Firefox

Import : Semua setting Internet Explorer, Firefox, Safari.


7.    K-Meleon

Bertahun-tahun sebelum Firefox, K-Meleon sudah diluncurkan untuk menciptakan web browser yang ringan untuk Windows menggunakan core Mozilla. Kekuatan K-Meleon adalah kecepatan dan kemampuan untuk dikustomasi.

Fitur : Web

Import : Bookmark Internet Explorer, Netscape/Firefox, atau Opera.




Ketsu Go, Strategi Perang Tentara Jepang Paling Mengerikan

0 komentar

Dengan sebagian besar produksi kekuatan pasukan Jepang di luar negeri dan industri menderita di bawah serangan konstan udara Amerika, pertahanan pulau-pulau rumah Jepang disajikan sebuah tantangan besar ke Imperial General Headquarters (IGHQ) Jepang. Pada tanggal 8 April 1945, Markas Umum Kekaisaran mengeluarkan perintah, agar efektif 15 April mengaktifkan tentara Umum Pertama dan Kedua. Kedua Tentara akan bertanggung jawab untuk pertahanan darat dari pulau-pulau rumah Jepang.

Juga, pada tanggal 8 April 1945, IGHQ mengeluarkan perintah mengaktifkan Air Umum Angkatan Darat, berlaku efektif tanggal 15 April. Tujuan Jenderal Udara Angkatan Darat yang baru adalah untuk mengkoordinasikan pertahanan udara Jepang, menyediakan markas tunggal melalui mana kerjasama dengan pasukan darat dan Angkatan Laut bisa dipercepat dalam melaksanakan pertahanan pulau-pulau rumah. Bersamaan dengan aktivasi dari tentara General Armies dan Air General ArmyIGHQ mengeluarkan perintah untuk pelaksanaan Operasi Ketsu-Go(Tegas). Defensif di alam, operasi membagi wilayah rumah Jepang ke tujuh zona dari mana untuk melawan pertempuran yang menentukan akhir dari kekaisaran Jepang.

"Strategi Ketsu-Go ini semacam jenis operasi perang secara total hingga titik darah terakhir dimana tidak ada kata menyerah untuk memperjuangkan kemenangan. Ketsu-Go ini juga disebut dengan Kamikaze, "Kamikaze" dalam bahasa Inggris umumnya merujuk kepada serangan bunuh diri yang dilakukan awak pesawat Jepang pada akhir kampanye Pasifik Perang Dunia II terhadap kapal-kapal laut Sekutu sementara "kamikaze" dalam bahasa Jepang hanya merujuk kepada angin topan tersebut."

Strategi untuk ketsu-Go yang diuraikan dalam Petunjuk Tentara 8 April 1945. Itu menyatakan bahwa Tentara Kekaisaran akan berusaha untuk menghancurkan Amerika sementara pasukan invasi masih di laut. Mereka merencanakan untuk memberikan pukulan yang menentukan terhadap kekuatan angkatan laut Amerika dengan menghancurkan awalnya sebagai pembawa sebanyak mungkin, memanfaatkan serangan pasukan khusus Angkatan Udara dan Angkatan Laut. Ketika kekuatan amfibi mendekati dalam jangkauan pangkalan udara tanah air, kekuatan udara seluruh tempur akan dipekerjakan di malam hari terus-menerus dan serangan terhadap kapal-kapal. Dalam melaksanakan operasi udara, penekanan akan pada terganggunya rencana pendaratan Amerika. Sasaran utama adalah untuk menjadi pasukan dan peralatan transportasi. Mereka pasukan Amerika yang berhasil mendarat akan cepat diserang oleh Tentara Kekaisaran untuk mencari kemenangan yang menentukan. Tujuan utama dari operasi darat adalah penghancuran kekuatan pendaratan Amerika di pantai.

Ketsu-Go operasi dirancang sebagai upaya pertahanan habis-habisan bersama yang akan dilakukan oleh seluruh kekuatan Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Dalam berbagai perintah dan instruksi yang dikeluarkan oleh IGHQ tentang Ketsu-Go, antar-layanan kerjasama ditekankan. Rencana dasar untuk operasi yang disebut untuk Angkatan Laut untuk membela pantai dengan menyerang armada invasi dengan gabungan darat, kapal selam, dan angkatan udara. Angkatan Udara dan Darat akan bekerjasama erat dengan Angkatan Laut dalam menemukan transportasi Amerika dan menghancurkan mereka di laut. Haruskah kekuatan invasi berhasil membuat pendaratan, Tentara Khusus yang bersangkutan akan mengambil komando semua pasukan darat angkatan laut di daerah dan akan melakukan kontrol operasional angkatan udara untuk mendukung operasi darat.

Merupakan bagian integral dari perencanaan Ketsu-Go operasional termasuk penguatan sektor yang diserang oleh unit ditransfer dari kabupaten lain. Sejak serangan udara AS telah serius mengganggu sistem transportasi, jadwal waktu yang direncanakan untuk menyediakan semua gerakan pasukan harus dilakukan dengan berjalan kaki.

Jika pertempuran di pantai tidak menunjukkan prospek akhir yang sukses, maka pertempuran pasti akan bergeser ke pedalaman perang, maka, resistensi interior akan direncanakan. Penjaga unit dan Sipil Pertahanan Korps personel, dengan unsur-unsur kekuatan lapangan bertindak sebagai inti, akan dipekerjakan sebagai pasukan perlawanan interior. 

Misi mereka akan attrite Amerika melalui perang gerilya, spionase, penipuan, gangguan pasokan daerah, dan memblokade pasokan ketika musuh pasukan arahan maju pedalaman. Sangat menarik untuk dicatat bahwa Jepang biasanya dilakukan sedikit antar-layanan koordinasi seluruh perang. Sekarang ketika tanah air terancam, akhirnya Jepang menekankan antar-layanan koordinasi dan kesatuan komando.

Persiapan operasional untuk ketsu-Go dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama, selama persiapan defensif dan organisasi pasukan Unit selesai, dilanjutkan sampai Juli 1945. Tahapan kedua dan ketiga tidak pernah selesai karena akhir perang. Namun, tahap kedua, di mana pelatihan yang akan dilakukan dan semua pertahanan meningkat, dimulai pada Agustus dan dimaksudkan untuk dilanjutkan hingga September. Tahap ketiga, yang akan melihat penyelesaian pelatihan pasukan dan penyebaran, serta pembangunan semua posisi pertahanan, akan diselesaikan selama Oktober demikian. Jika diterapkan, X-Day akan terjadi seperti rencana pertahanan Jepang telah selesai.

Maksud dari ketsu-Go adalah untuk menimbulkan korban besar pada pasukan Amerika, sehingga mengurangi keinginan rakyat Amerika untuk melanjutkan perjuangan untuk penyerahan tanpa syarat Jepang. Maksud ini jelas dalam komentar yang dibuat oleh seorang perwira staf militerIGHQ pada bulan Juli 1945:

"Kami akan mempersiapkan 10.000 pesawat untuk memenuhi pendaratan musuh. Kami akan memobilisasi pesawat setiap kemungkinan, baik pelatihan dan "khusus" serangan pesawat. Kami akan menghancurkan sepertiga dari potensi perang musuh dengan angkatan udara di laut. Ketiga lainnya juga akan dihancurkan di laut oleh kapal-kapal perang kita, torpedo manusia dan senjata khusus lainnya. Selanjutnya, ketika musuh sebenarnya tanah, jika kita siap mengorbankan satu juta laki-laki kita akan mampu untuk menimbulkan jumlah yang sama terhadap korban atas mereka."

Jika musuh kehilangan satu juta orang, maka opini publik di Amerika akan menjadi cenderung ke arah perdamaian, dan Jepang akan dapat memperoleh perdamaian dengan kondisi yang relatif menguntungkan. Hal ini terbukti dengan pernyataan ini bahwa di musim panas 1945 strategi Jepang mengidentifikasi kehendak rakyat Amerika sebagai pusat strategi AS gravitasi dan kerentanan kritis sebagai penderitaan korban yang tinggi.